Nak, Apa Agamamu?

Abu dan Ummu -semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada kita-, ada tiga pertanyaan yang sangat penting kita ajarkan kepada anak kita. Pertanyaan yang akan dialami setiap kita dialam kubur. Siapa Tuhanmku, siapa Nabimu dan apa agamamu……?

 Tiga Landasan Penting

Mengingat pertanyaan ini adalah pertanyaan yang sangat penting, tidak bisa dijawab hanya dengan sekedar mengetahui namun harus dengan keyakinan yang tertancap kuat dalam dada, dan perwujudan yang nyata dengan amalan, maka hendaknya kita mengajarkan kandungan jawaban pertanyaan ini semenjak anak kita masih kecil.

Pertanyaan pertama, tentang siapa Tuhan kita, bisa kita jelaskan kepada anak kita dengan mengajarkan syahadat laa ilaaha illallah dengan benar. Begitu pula untuk menjelaskan jawaban pertanyaan kedua, siapa Nabimu, bisa kita jelaskan melakui pengajaran kalimat syahadat anna Muhammada Rasulullah, sebagaimana telah kami jelaskan pada edisi-edisi sebelumnya.

Adapun pertanyaan ketiga tentang agama Islam, hendaknya kita menumbuhkan kecintaan terhadap agama Islam yang mulia ini. Sehingga, ketika kecintaan telah merasuk dalam dada, si anak akan mendahulukannya atas yang lain, dia akan tunduk dan pasrah kepada ajaran yang dibawa oleh Islam dan dia akan menimbang segala perkara yang dia hadapi dengan agama Islam tersebut.

Cintailah Islam

Abu dan Ummu -Semoga Allah memberikan keturunan yang shalih kepada kita-, untuk menumbuhkan kecintaan anak kita kepada agama Islam, alangkah baiknya jika kita kenalkan kepada mereka keistimewaan-keistimewaan yang dimiliki oleh agama Islam yang mulia ini, sebagaimana kata pepatah tak kenal maka tak sayang.

Maka di sini akan kami sampaikan beberapa keistimewaan yang dimiliki oleh agama Islam untuk kita kenalkan kepada anak kita.

Islam agama yang penuh rahmat

Beritahukan kepada anak bahwa Islam mengajarkan keadilan, melarang berbuat zhalim, membuka lebar pintu taubat bagi orang yang bersalah, mengajarkan kasih saying kepada mahluk meskipun kepada binatang dan tumbuh-tumbuhan. Bacakan kepada mereka kisah-kisah yang disebutkan dalam Al-Qur’an atau dalam hadist shahih yang menunjukkan hal ini. Misalnya, kisah tentang seorang pelacur yang akhirnya masuk surga karena sebab memberi minum kepada anjing yang kehausan, atau kisah seorang yang telah membunuh 100 nyawa kemudian bersungguh-sungguh bertaubat sehingga Allah pun menerima taubatnya.

Beritahukan pula bahwa Islam mengajarkan bersedekah, zakat, kurban dan semisalnya, yang hal itu mennjukkan rahmat dan kasih saying Islam kepada umatnya. Biasakan anak kita untuk bersedekah sehingga dia menyadari bahwa memang Islam adalah agama yang pebuh rahmat,

Islam agama yang mudah

Ini harus kita tanamkan, agar si anak tidak merasa berat ketika hendak mengamalkan ajaran-ajaran agama Islam. Pahamkan kepada mereka bahwa ketika Allah memerintahkan sesuatu, maka hal itu adalah sesuai dengan kemampuan hamba-Nya. Kita ingatkan mereka untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya dan sertailah pengarahan bahwa hal itu bukanlah hal yang berat. Bahkan Allah meringankan kewajiban-kewajiban-Nya dalam beberapa keadaan, seperti misalnya orang yang sakit boleh shalat dalam keadaan duduk, orang yang berpergian boleh menyingkat jumlah rokaat shalatnya, orang yang lanjut usia boleh meninggalkan puasa dengan mengganti fidyah, dan lain sebagainya.

Islam agama yang sempurna

Pengetahuan dan keyakinan anak terhadap kesempurnaan Islam inilah yang akan menjadikan si anak selalau mengembalikan seluruh permasalahan yang akan dia hadapi hanya kepada Islam. Dia akan mencari kebaikan hanya dari Islam.

Oleh karena itu, kita sampaikan kepada mereka bahwa sesuatu yang telah sempurna tidak boleh ditambah-tambahi apalagi dikurang-kurangi, begitulah agama Islam. Kemudian kita jauhkan anak-anak kita dari amalan yang orang menganggapnya dari Islam padahal bukan, karena hakikatnya amalan tersebut tidak membuahkan kebaikan atau pahala, melainkan hanya akan membuahkan dosa.

Islam satu-satunya agama yang diterima oleh Allah

Kita jelaskan kepada anak kita, kalau kita ingin  agar agama kita diterima di sisi Allah, maka tidak ada pilihan alain kecuali menerima dan mengamalkan agama ini. Inilah yang akan menjadikannya konsisten dalam berpegang teguh kepada agama ini.

Abu dan Ummu -semoga Allah memberi hidayah-Nya kepada kita semua-, satu hal yang penting harus kita sadari dalam mengajarkan agama Isalam kepada anak kita, yaitu kita sebagai orangtua hendaknya terlebih dahulu mengetahui tentang agama Islam ini dengan benar. Bagaimana mungkin kita mengajarkan sesuatu yang tidak kita ketahui? Inilah pentingnya ilmu bagi kehidupan seorang muslim. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita sehingga kita senantiasa kokoh di atas agama ini berdasarkan ilmu yang benar. Alhamdulillah.

Sumber : Majalah Nikah Vol. 6, No. 10, Jan-Feb 2008

One thought on “Nak, Apa Agamamu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s