Rumah Kita adalah Rahasia Kita

Kehidupan suami-isteri dan segala yang terjadi antara mereka harus dijaga dan tidak boleh disebar luaskan di tempat-tempat umum maupun di forum-forum terbuka. Pasangan suami isteri tidak diperbolehkan menceritakan kepada orang lain apa yang terjadi di antara mereka di kamar tidurnya. Karena disamping rahasia-rahasia rumah tangganya akan membeberkan secara luas hingga semua orang tahu seperti layaknya binatang yang ditonton umum, menceritakan rahasia rumah juga dapat dimanfaatkan orang-orang yang berniat jahat untuk merusak hubungan suami isteri atau membuat fitnah di antara mereka.

Rasulullah pernah bersabda, “Orang terjelek martabatnya di sisi Allah pada hari kiamat nanti adalah seorang lelaki melakukan hubungan antara dia dengan isterinya kemudian dia menyebarluaskan rahasia isterinya itu.” (HR. Muslim)

Bisa jadi seorang lelaki terdorong untuk menceritakan apa yang terjadi antara dia dan isterinya karena ingin pamer  dan membanggakan diri akan kemampuan seksualnya yang hebat.

Abu hurairah pernah berkata : “Rasulullah shalat bersama kita. Setelah salam, beliau menghadapkan wajahnya kepada kita, lalu bersabda, “Tetaplah berada  di tempat duduk kalian, adakah di antara kalian seseorang yang ketika melakukan hubungan dengan isterinya dia menutup pintu dan kelmbu pintunya, kemudian dia menceritakan kepada orang lain bahwa telah berbuat dengan isterinya begini dan begini…?” Para jamaah semuanya terdiam dan tidak ada yang menjawab. Kemudian Rasulullah menghadapkan wajahnya kepada jama’ah wanita, adakah di antara kalian yang mau bicara, lalu remaja putrid yang sedang tumbuh duduk bersedeku di atas lutut, menyorongkan badannya agar Rasulullah melihatnya danmendengar ucapannya, kemudian dia berkata : “Demi Allah, mereka (kaum lelaki) membicarakan atau menceritakan, dan mereka (kaum wanita) juga  berbuat hal yang sama.” Nabi berkata : “Tahukah kalian, seperti apakah orang yang berbuat demikian itu ?” Orang yang berbuat demikian (menceritakan apa yang terjadi antara suami isteri di kamar), adalah seperti syetan jantan dan syetan betina yang saling bertemu di sebuah jalanan kemudian mereka berdua melakukan hubungan bersebadan dan dilihat orang banyak.” (HR. Ahmad, Abu Daud dan al Bazzar).

Al-Qur’an menggambarkan wanita atau para isteri yang shalihah dengan istilah : “……para wanita yang taat dan menjaga rahasia….” (QS. An Nisa 4 : 34), yakni para wanita yang taat kepada suami mereka, menjaga rahasia hubungan rumah tangganya, hubungan suami isteri dan canda guraunya. Itulah tipe wanita shalihah. Adapun wanita yang durhaka adalah wanita yang membuka dan membeberkan rahasia keluarga terutama masalah hubungan suami isteri kepada para teman dan para kerabatnya. Orang yang bijak tidak akan pernah membeberkan rahasia kehidupan rumahnya kepada orang lain, sekalipun misalnya, masalah percekcokan atau terjadi kesalah pahaman. Harga dirinya akan mengekang orang bijak tersebut untuk tidak bercerita kepada orang lain.

Sumber : Buku “Membangun Keluarga Muslim”, Penulis Musa Al-Aswad, Penerbit Al Uswah, Hal . 159-161

4 thoughts on “Rumah Kita adalah Rahasia Kita

  1. Ping-balik: Surgakecilku

  2. Ping-balik: Rumah Kita adalah Rahasia Kita « Mujahidah Sunnah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s